Langsung ke konten utama

Postingan

LOLLIPOP LOVE

Di suatu hari yang mendadak, ada pesan masuk dari orang yang menyapaku hanya "J". Seketika kumerasakan getar untuk pertama kalinya. Bukan getar hapeku yang sedang vibrate mode, tapi getar dari hatiku untuk seseorang yang tak asing.
Drt...drt...drt...drt... Kubuka BBM dari Hamish. Isi pesannya, "Kita ke Braga yuk, J?", ajakan jalan yang akan dilaksanakan hari itu juga. Kemudian jadilah Aku membuat janji, " Iya A, Ayo." Di hari yang sudah siang, kupergi seadanya lengkap dengan hati yang tak biasa. Oh God, someone called my name specially! My heart shriek.
Dialah Hamish. Lollipop love-ku yang sangat manis. Namanya saja manis ya? Tapi aku hanyalah Aku. Ajeng, yang panggilannya tak ada manis-manisnya. Aku dipanggil Aje dan jika ada seseorang yang memanggil hanya dengan kata "J", mataku akan berbinar dan jantungku akan berdetak lebih kencang berkali lipat. Cause just Hamish did that unfamiliar greet.
Kita berdua berangkat. Masih terbayang senyum Ham…
Postingan terbaru

NGAPAIN SUSAH MOVE ON TOH? Ndangkal! 🙍

(Dalam sebuah pelatihan)

Trainer: "Teh Ajeng, silakan tanda tangan di kertas selembar disertai nama jelas."
Si Teh Ajeng Kikuk tapi kemudian menuruti permintaan beliau. FYI, trainer ini adalah grapolog, ahli yang bisa membaca karakter berbekal garis tulisan tangan seseorang.

Diserahkanlah secarik kertas yang tadi diminta. Kemudian, tak butuh waktu lama beliau ber-hm dan tersenyum, pertanda trainer ini punya sesuatu yang akan diungkapkan dan yakin itu sangat benar. Beliau mengungkapkan hasil pengamatannya yang hanya sekitar dua menit tapi penjelasannya lebih dari itu.

"Em... Teh Ajeng itu bla bla bla... bla bla bla...(Aku ngangguk2 pertanda benar). Dan Teh Ajeng itu tipe-tipe orang yang bla bla bla... bla bla bla...(Aku tertunduk malu, "ini kok udah macem ditelanjangin kepribadian di hadapan tetua kehormatan di tempat kerja ya?") Tiba di bagian selanjutnya, jamaah (baca: peserta pelatihan) ber-huh ria, musababnya beliau yang di depan bilang, bahwa TEH AJENG INI…

[Film] Beauty and The Beast: Dongeng dengan grafis SANGAT real

Pertama kali aku dengar beauty and the beast akan diperankan sosok manusia asli, aku ngerasa biasa aja. Tapi pas udah dengar si beauty-nya adalah Emma Watson, aku benar-benar ceng-cengin ini film release-nya kapan. Emma Watson yang dalam alam bawah sadarku adalah sosok pintar Hermione Granger, adalah daya tarik terbesar film Disney kali ini menurutku.
17 Maret 2018
Hari ini tiba. Hari di mana film yang trailernya ditonton sekian juta kali ini bisa kita saksikan sama-sama. Aku awalnya berencana menonton besok saja, di hari sabtu. Tapi because of  testimony from my students which is skip their class for the film, aku akhirnya bersikeras menonton di hari premiernya film ini. Guess what? Aku yang ‘alim’ ini (hahaha, abaikan!) nonton di jam 9 malam dan di bioskop terjauh dari kosan juga. Hehe
Duduk di kursi seharga makan yang bisa bikin kenyang, gak akan pernah nyesel jika akhirnya kita puas dengan sajian 'makanan otak'nya itu. Penat di weekday hari itu terobati dengan sajian suasa…

[Film] Karya Para Komika: Hangout (cukup keren) dan CTS (keren banget)

Tanggal 23 Desember, Radit mengadakan undian HP Vivo5 untuk penonton yang beruntung hari itu di medsosnya. Aku yang masih terpenjara oleh jam kerja jadi ingin segera kabur untuk menonton. Supaya mendapat jam nonton pukul lima, dengan penuh perjuangan kumengerahkan segala yang kubisa (ah elah), dan akhirnya Aku berhasil duduk manis untuk menonton taste of humornya Radit. (Ya Readers, maaf banyak pendahuluan) Well, Film Radit selalu membuat tertawa walaupun kali ini kualitas cerita dan humornya menurun. Dia membuat film ini menjadi satu kesatuan cerita utuh dengan seleranya yang absurd. Bagi para pembaca bukunya, penonton stand up-nya, dan pengikut medsosnya, sudah barang tentu akan dengan mudah masuk ke dalam selera Radit yang komedinya sarkastik dan selalu tanpa tergesa menjelaskan hal menjijikan/jorok. Nah, gak tau ya kalau menurut orang-orang yang nonfollower Radit, film ini lucu atau enggak? Itu sih menurutku selaku pengkritik. Tapi selebihnya sih, selaku penonton yang ingin enjoyi…

Teacher Kim A Je Come Back :")

Ini adalah hari keduaku kembali ke dunia kerja setelah 20 hari off. Aku mendapati sesuatu, yaitu perasaan senang yang tak bisa dijelaskan tapi akan kucoba jelaskan sebisaku (???)

Tahu tentang relatifitas waktu? Saat ukuran  waktu yang sama bisa terasa cepat atau lambat tergantung apa yang dijalani.
Tadi itu, aku pertama kali menemui anak-anakku (belom kawin tapi kusudah punya banyak anak :P) yang sudah lama tak bertemu. Kegiatan mereka terhadapku adalah mencurhatkan resah mereka dan menjadikan aku bahan "bully-an" seperti biasanya yang dilakukan di grup mereka.
Tadi itu mereka lakukan itu lagi dalam rangka menyambut mungkin, tapi ah, I really love their way to love me. Pagi ke siang serasa lama, tapi siang ke magrib ditambah kehadiran mereka rasanya cuma sekejap. Aku selalu kembali bersyukur dengan pekerjaanku ini, Ya Allah Alhamdulillah.

[Film] Ode To My Father: Film Bersetting Sejarah yang Harus ditonton di Kelas (Korea)

“Hidup Orang-orang dahulu sangat keras, hargailah sejarah!“ Kurasa semua orang yang menonton film ini akan sampai pada kesimpulan tersebut. Guru tak perlu lagi mengajarkan sejarah dengan mendikte.Tonton sajalah Ode To My Father, misal. Film ini akan menyuguhkan betapa perjuangan, hidup keras dan patriotisme bisa ditumbuhkan dengan kumpulan scene-scene grafis yang menarik kita ke masa lalu dengan apik.

Oke, ini memang film bersetting sejarah korea, maaf belum bisa menonton film Indonesia berbau sama. Berawal dari menonton film yang bersetting 1950 ini, Saya jadi berniat juga download film bersetting sejarah Indonesia tercinta. Lepas dari ini semua, saya mau cerita dulu ya. Ode to my  father menceritakan seorang anak lelaki tertua yang terpisah dengan ayahnya semasa peperangan. Dia diamanati untuk menjadi kepala keluarga bersama Ibunya dan ketiga adiknya. Hal yang menjadi poin keren dari film ini adalah durasinya dua jam namun kita akan seksama menyaksikan dari awal sampai akhir tanpa…

[Novel] Tentang Kamu: Misi Tere Liye Sukses Besar

Gila! Makin ke sini Tere Liye makin keren.

Orang-orang yang membaca kisah Sri Ningsih dalam buku ini akan tertulari energi positif. Aselina! Buku tebal dengan sampul sepatu ini dapat kita bereskan dengan cepat karena kisah-kisahnya yang mempunyai ritme tidak tertebak. Alur maju mundurnya membuat kita tanpa sadar sudah berada jauh di tengah bahkan di akhir cerita. Kita akan tersadar karena mata berasa sudah seret-terlalu lama membaca.

Sri Ningsih orang yang sangat hebat. Kisahnya begitu getir di setiap pembabakan kehidupannya. Tere Liye agak jahat juga kupikir. Sri Ningsih bahagia sedikit, tak lama kemudian berubah menjadi sedih sangat pilu-begitu terus sampai di akhir kehidupannya. Lantas, hal inilah yang dimaksud oleh Tere Liye dipromosinya. Tere bilang kita bisa memposisikan kita sebagai 'kamu' di novel ini. Bagaimana enggak, dari perjalanan hidup yang begitu panjang, Sri memerankan berbagai peran baik sebagai anak, kakak, teman, sahabat, murid, guru, pengusaha, seseorang …